Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Halo semuanya perkenalkan nama saya Raden Bagaskara, saya akan menceritakan sedikit pengalaman saya yang saya ikuti setiap tahunnya, hari demi hari saya selalu giat latihan untuk mengikuti lomba mtq, selama latihan berlangsung dari pukul 08:00 wib hingga pukul 17:00 wib, saya diperkenankan oleh pelatih saya untuk muraja'ah hafalan, mengapa demikian...?, Karena saya lomba mengikuti cabang tahfidz(hafalan qur'an), 10 juz, pelatih saya pun berkata 1 hari harus selesai muraja'ah hafalan saya dari juz 1 sampai juz 10, dan pelatih saya pun bilang kalau tidak selesai muraja'ah dari juz 1 sampai 10 maka dia tidak akan mengetes hafalan saya, dan pelatih saya pun bilang mengapa saya malas mengetes kalau tidak selesai muraja'ah...?, karena kalau tidak muraja'ah pasti hafalan kalian tidak lancar dan kacau, saya yang akan mengikuti lomba pun sudah dari jauh-jauh hari untuk mempersiapkan hafalan saya untuk lancar, pelatih saya 1 hari mengetes hafalan saya 4 kali sehari, waktu tess pertama pukul 09:00 wib sampai 11:00 wib, dan waktu tess kedua pukul 12:15 wib (ba'da dzuhur), sampai 13:30 wib, waktu tess ketiga pukul 15:15 wib (ba'da ashar), sampai 16:45 wib, setelah tess ketiga selesai saya pun diperkenankan oleh pelatih saya/guru saya tersebut untuk pulang dan istirahat sejenak, saya pun pulang kerumah dan sampai dirumah pukul 17:05 wib, saya pun bergegas untuk makan, dan setelah makan saya pun bergegas cepat untuk mandi, setelah selesai mandi, saya pun bergegas cepat untuk pergi kemasjid untuk menunaikan ibadah shalat maghrib, setelah selesai shalat maghrib saya pun muraja'ah dan mengulang-ulang hafalan saya sampai lancar hingga menjelang shalat isya, setelah adzan isya pun berkumandang saya pun bergegas cepat untuk pergi kemasjid untuk menunaikan ibadah shalat isya, setelah shalat isya berlangsung saya pun pergi kerumah guru saya untuk latihan kembali dan akan dites ke 4 dari pukul 19:30 wib (ba'da isya), sampai pukul 21:00 wib, setelah selesai tess saya pun pulang kerumah untuk istirahat, begitula setiap hari kegiatan saya berlangsung sebelum mengikuti lomba event mtq tidak lain tidak bukan,usaha tidak akan meghianati hasil syukur alhamdulillah setiap tahunnya saya alhamdulillah selalu menjuarai event mtq, sekian cerita dan sedikit pengalaman dari saya, wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
